Sayangnya, ikannya sudah digoreng mateng. Padahal lebih seru kalau ikan piranha-nya masih hidup kan?
Senin, 29 April 2013
Piranha Food
Setelah minggu lalu kita melihat orang memakan kodok hidup,
hari ini kita akan melihat orang memakan piranha, ikan air tawar dari
sungai Amazon yang terkenal karena kegemarannya memakan daging...
Sayangnya, ikannya sudah digoreng mateng. Padahal lebih seru kalau ikan piranha-nya masih hidup kan?
Sayangnya, ikannya sudah digoreng mateng. Padahal lebih seru kalau ikan piranha-nya masih hidup kan?
Minggu, 21 April 2013
Real Kamekameha
Beberapa minggu terakhir ini banyak remaja-remaja Jepang yang melakukan gaya kamehameha-nya
Son Go Ku. Entah apa yang membuat mereka melakukan ini. Mungkin karena
mereka bersemangat menyambut film terbaru Dragon Ball, atau mungkin
mereka terinspirasi dari gadis yang melayang, atau mungkin karena dua-duanya. Yang pasti, foto-foto berikut ini terlihat keren...
Pada era 1980-1990an, waktu Dragon Ball berada di puncak ketenaran, banyak anak-anak melakukan gaya kamehameha (termasuk aku). Bedanya dulu dengan anak-anak jaman sekarang; sekarang kita semua bisa menggunakan kamera digital atau handphone untuk jepret-jepret lalu menyebarkannya lewat Twitter dan Facebook.
Pada era 1980-1990an, waktu Dragon Ball berada di puncak ketenaran, banyak anak-anak melakukan gaya kamehameha (termasuk aku). Bedanya dulu dengan anak-anak jaman sekarang; sekarang kita semua bisa menggunakan kamera digital atau handphone untuk jepret-jepret lalu menyebarkannya lewat Twitter dan Facebook.
Monitor 4D Masa Depan Dapat Mengeluarkan Aroma Sesuai Gambar
Bayangkan waktu kita nonton film di bioskop, badan kita diterpa oleh
angin kencang saat adegan film-nya berada di dekat helikopter. Atau
temperatur di ruangan tiba-tiba menjadi panas saat adegan film-nya
berada di dekat gunung berapi.
Ya, teknologi sinema 4 Dimensi adalah teknologi yang membuat para penonton bisa merasakan apa yang dirasakan oleh para aktor dan aktris dalam film tersebut. Jadi, kita seakan-akan ikut serta dalam petualangan fiksi mereka. Teknologi ini memang sudah ada di dunia dan orang-orang (yang beruntung) sudah bisa menikmatinya.
Tapi bagaimana kalau sedikit dari teknologi 4D itu bisa diterapkan di layar komputer kita di rumah? Bagaimana kalau kita bisa mencium aroma makanan atau aroma segar di tengah pengunungan saat kita menonton film?
Itulah yang sedang dikerjakan oleh para peneliti Jepang dari Universitas Tokyo Fakultas Pertanian dan Teknologi. Mereka tengah mengembangkan sebuah layar yang bisa mengeluarkan aroma-aroma sesuai dengan apa yang ditampilkan di layar monitor.
Layar beraroma ini bekerja dengan empat kipas kecil yang ditempatkan secara strategis sehingga bisa mendistribusikan aroma pada layar dua dimensi. Kita tidak akan sadar adanya aliran udara apapun karena kipas-kipas tersebut dapat diatur sangat pelan. Tahu-tahu aroma restoran Italia atau aroma di tempat pembuangan sampah bisa tercium di ruangan kita.
Ya, teknologi sinema 4 Dimensi adalah teknologi yang membuat para penonton bisa merasakan apa yang dirasakan oleh para aktor dan aktris dalam film tersebut. Jadi, kita seakan-akan ikut serta dalam petualangan fiksi mereka. Teknologi ini memang sudah ada di dunia dan orang-orang (yang beruntung) sudah bisa menikmatinya.
Tapi bagaimana kalau sedikit dari teknologi 4D itu bisa diterapkan di layar komputer kita di rumah? Bagaimana kalau kita bisa mencium aroma makanan atau aroma segar di tengah pengunungan saat kita menonton film?
Itulah yang sedang dikerjakan oleh para peneliti Jepang dari Universitas Tokyo Fakultas Pertanian dan Teknologi. Mereka tengah mengembangkan sebuah layar yang bisa mengeluarkan aroma-aroma sesuai dengan apa yang ditampilkan di layar monitor.
Layar beraroma ini bekerja dengan empat kipas kecil yang ditempatkan secara strategis sehingga bisa mendistribusikan aroma pada layar dua dimensi. Kita tidak akan sadar adanya aliran udara apapun karena kipas-kipas tersebut dapat diatur sangat pelan. Tahu-tahu aroma restoran Italia atau aroma di tempat pembuangan sampah bisa tercium di ruangan kita.
Langganan:
Postingan (Atom)